WIKA Siapkan Landbanking 1.900 Ha

16/11/2016

Tidak berkategori

JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk tengah meyiapkan landbanking guna melakukan pengembangan usaha transit Oriented Development (TOD) dari beberapa proyek infrastruktur yang telah dikantongi perseroan.

Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Tbk Steve Kosasih mengatakan telah menyiapkan sekitar 1.900 ha lahan yang tersebar di beberapa wilayah. Diproyeksikan untuk investasi ladbanking itu dibutuhkan nilai mencapai Rp2 triliun. Hal itu sebutnya akan sangat mendukung ekspansi bisnis perseroan. 
 
CFO Wijaya Karya Steve Kosasih berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia. - Bisnis/swi
“Pasti lahan itu akan kami tambah lagi, tapi detailnya mana saja belom bisa kami ceritakan,” ujarnya saat kunjungan ke Kantor Bisnis, Selasa (15/11/2016).

Pengembangan TOD akan mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional dengan munculnya atau terbentuknya kawasan dan pusat pertumbuhan ekonomi baru, di antaranya akan menciptakan lapangan kerja baru.

TOD merupakan pengembangan kawasan multifungsi komersial yang memang dirancang untuk memaksimalkan akses menuju angkutan transportasi. Selain itu, Steve mengungkapkan, hingga kini tengah menambah bidikan proyek baru dari Light Rail Transit (LRT) DKI Jakarta yang diharapkan segera dilakukan pengumumannya dalam waktu dekat.

Hingga kini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) belum juga mengumumkan lantaran tengah menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No.79/2015 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Jakpro tidak berani mengumumkan BUMN yang menjadi pemenangnya