Genjot Percepatan Pembangunan Trans Sumatera, Hutama Karya Terima PMN Rp 3,5 Triliun

15/07/2020

Highway

Jakarta – Pemerintah kembali kucurkan dana penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk keberlanjutan pembiayaan proyek jalan Tol Trans Sumatera. PMN tersebut diterima oleh PT Hutama Karya melalui keputusan yang tertuang dalam PP No. 32/2020 per tanggal 7 Juli 2020 dengan besaran dana senilai Rp 3,5 triliun.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Budi Harto menyampaikan penerimaan dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan ruas Pekanbaru-Dumai dan juga ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

“Pekanbaru-Dumai sudah hampir selesai, dalam 2 bulan ini siap dioperasikan, sedangkan Pematang Panggang ini sudah selesai. Jadi tinggal membayar penyedia jasa kami (menggunakan dana PMN),”jelas Budi

Selain mendapatkan kucuran dana PMN senilai Rp 3,5 triliun ini, PT Hutama Karya (Persero) juga akan mendapatkan prioritas sebagai BUMN yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta akan mendapat tambahan dana sebesar Rp 7,5 triliun sebagai PMN tahap II.

Penambahan dana tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera yang ditargetkan dapat segera terhubung dari Bakauheni, Lampung ke Banda Aceh. Selain itu, dana PMN ini ditujukan untuk dapat memperbaiki struktur permodalan dan juga peningkatan kapasitas usaha perseroan.

Seperti yang telah diketahui, PT Hutama Karya (Persero) merupakan BUMN yang ditunjuk langsung oleh pemerintah sebagai pelaksana pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.765 km dengan total investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 476 triliun.

Sumber: sispro.co.id