Skema Baru Pemerintah Cari Pendanaan Alternatif Proyek Infrastruktur

15/06/2017

Tidak berkategori

Jakarta - Pembangunan proyek strategis nasional kerap terkendala masalah pembebasan lahan dan pencairan dana. Pemerintah pun mencari cara untuk mengatasi masalah ini.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Keuangan dan sejumlah badan usaha melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang penggunaan dana badan usaha terlebih dahulu untuk pengadaan tanah di tahun 2017.

Penandatanganan ini melibatkan badan usaha yang mengerjakan proyek 32 ruas jalan tol dengan total anggaran sebesar Rp 13,28 triliun serta 6 badan usaha yang menangani pengerjaan 24 bendungan dengan total anggaran Rp 2,37 triliun. 

Dengan adanya nota kesepahaman ini, maka anggaran pembebasan lahan pembangunan jalan tol dan bendungan akan ditangani terlebih dahulu oleh masing-masing badan usaha sambil menunggu pencairan dana dari APBN melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menganggap dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman ini akan mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol dan bendungan. 

"Terobosan ini dapat mempercepat pengadaan tanah dalam kebutuhan umum khususnya tol dan bendungan, sehingga bisa selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat banyak," kata Basuki saat ditemui di Auditorium Kementerian PUPR, kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (14/6).

Tidak hanya itu, penggunaan cara ini juga dipakai untuk meminimalisir agar proyek ini tidak mangkrak. Sehingga pembangunan jalan tol dan bendungan bisa selesai sesuai target.

"Dalam menyusun anggaran tahun 2018 salah satu kriterianya jangan sampai ada program dikerjakan 2014 kemarin jadi mangkrak, itu jadi prioritas utama. Targetnya (selesai proyek) macam-macam, kalau bendungan ada yang sudah selesai 2018, 2020, untuk tol untuk yang selesainya 2017,"  katanya. 

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman ini. Sebab menurutnya persoalan pembebasan lahan selalu menjadi momok menakutkan bagi proyek pembangunan infrastruktur. 
Bendungan Paselloreng, Sulawesi Selatan

Bendungan Paselloreng, Sulawesi Selatan (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

"Kalau ada proyek infrastruktur, pengadaan tanah itu momoknya. Kita ingin suatu percepatan," ucap Mardiasmo. 
Kerena itu, ia berharap agar penandatanganan nota kesepahaman segera dieksekusi. Sehingga sejumlah proyek infrastruktur bisa langsung dikerjakan dan selesai tepat waktu.

"Rakyat tidak lihat MoUnya. Yang rakyat mau lihat itu hasilnya dengan real actionnya," tutup Mardiasmo.
Adapun 32 proyek ruas jalan Tol dan 24 bendungan di antaranya adalah

Tol Trans Jawa
Pejagan-Pemalang
PT Pejagan Pemalang Toll Road

Pemalang-Batang
PT Pemalang Batang Toll Road

Batang-Semarang
PT Jasamarga Semarang Batang

Semarang-Solo
PT Trans Marga Jateng

Solo-Ngawi
PT Solo Ngawi Jaya

Ngawi-Kertosono
PT Ngawi Kertosono Jaya

Kertosono-Mojokerto
PT Marga Harjaya Infrastruktur

Surabaya-Mojokerto
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto

Non Trans Jawa
Gempol-Pasuruan
PT Trans Marga Jatim Pasuruan

Pandaan-Malang
PT Jasamarga Pandaan Malang

Soreang-Pasir Koja
PT Citra Marga Lintas Jabar

Gempol-Pasuruan
PT Trans Jatim Pasuruan

Cileunyi-Sumedang-Dawuan
PT Citra Karya Jabar Tol

Serang-Panimbang
PT Wijaya Karya Serang Panimbang

Ciawi-Sukabumi
PT Trans Jabar Tol

Jabodetabek
Cimanggis-Cibitung
PT Cimanggis Cibitung Tollways

Cibitung-Cilincing
PT MTD CTP Expressway

Bekasi-Cawang-Kp Melayu
PT Kresna Kusuma Dyandra

Cengkareng-Batuceper-Kunciran
PT Jasamarga Kunciran Cengkareng

Kunciran-Serpong
PT Marga Trans Nusantara

Serpong-Cinere
PT Cinere Serpong Jaya

Cinere-Jagorawi
PT Translingkar Kita Jaya

Depok-Antasari
PT Citra Wassphutowa

Bogor Ring Road
PT Marga Sarana Jabar

6 Ruas Tol Dalam Kota
PT Jakarta Toll Road Development

Sumatera dan lainnya
Bakaheuni-Terbanggi Besar
PT Hutama Karya

Medan-Kualanamu-Tebingtinggi
PT Jasamarga Kualanamu Tol

Medan-Binjai
PT Hutama Karya

Pekanbaru-Kandis-Dumai
PT Hutama Karya

Palembang-Indralaya
PT Hutama Karya

Manado-Bitung
PT Jasamarga Manado Bitung

Balikpapan-Samarinda
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda

Terbanggi Besar-Pematang Panggang
PT Hutama Karya

Pematang Panggang-Kayu Agung
PT Hutama Karya

Proyek Bendungan
Bendungan Keureuto 
Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh
PT Brantas Abipraya

Bendungan Way Sekampung
Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung (paket I)
PT Pembangunan Perumahan

Bendungan Way Sekampung
Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung (paket II)
PT Waskiya Karya

Bendungan Karian Kabupaten Lebak, Provinsi Banten
PT Wijaya Karya

Bendungan Ciawi (Cipayung) Kabupaten Bogor, Jawa Barat
PT Brantas Abipraya

Bendungan Sukamahi Kabupaten Bogor, Jawa Barat
PT Wijaya Karya

Bendungan Cipanas Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
PT Wijaya Karya

Bendungan Kuningan, Jawa Barat
PT Wijaya Karya

Bendungan Leuwikeris Ciamis, Jawa Barat
PT Pembangunan Perumahan

Bendungan Bendo Ponorogo, Jawa Timur
PT Wijaya Karya

Waduk Gongseng Bojonegoro, Jawa Timur
PT Hutama Karya

Waduk Pidekso Wonogiri, Jawa Tengah
PT Pembangunan Perumahan

Bendungan Tugu Trenggalek, Jawa Timur
PT Wijaya Karya

Bendungan Tapin, Kalimantan Selatan
PTBrantas Abipraya

Bendungan Lolak, Boolang Mongondow
PT Pembangunan

Bendungan Kuwil Kawangkoan, Minahasa Utara (paket I)
PT Wijaya Karya

Bendungan Kuwil Kawangkoan, Minahasa Utara (paket I)
PT Nindya Karya

Bendungan Ladongi, Sulawesi Tenggara
PT Hutama Karya

Bendungan Paselloreng Wajo, Sulawesi Selatan
PT Wijaya Karya

Sumber: kumparan.com