Siapkan Dana Rp 10,6 Triliun, Pemprov Sumsel Rampungkan 6 Proyek Infrastruktur

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyiapkan dana senilai Rp 10,6 triliun yang dialokasikan untuk merampungkan 6 proyek infrastruktur di wilayah Sumatera Selatan. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan jalan provinsi hingga proyek pembuatan jembatan penghubung antar daerah.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan dana pengerjaan proyek-proyek tersebut bersumber dari APBD Provinsi dan APBN tahun 2020, serta dana tersebut telah masuk dalam pengajuan ke pemerintah melalui Komisi V DPR RI.

"Fokus tahun depan adalah pengerjaan infrastruktur, baik jalan atau jembatan. Kami telah mengajukan usulan tersebut ke pusat melalui Komisi V DPR RI," kata Herman

Herman juga menyampaikan terkait dengan pembangunan jalan, diperlukan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melakukan pembebasan lahan dengan nilai Rp 188 miliar. Selain itu terdapat proyek pembangunan jembatan layang Simpang Sekip dengan anggaran fisik yang dibutuhkan sebesar Rp 282 miliar.

“Untuk jembatan  itu kami juga minta dukungan dari Pemerintah Kota Palembang untuk pembebasan lahan. Tercatat lahan yang perlu dibebaskan seluas 7.419 meter persegi,” kata Herman

Selain jembatan layang, pemprov menilai untuk mengurai kepadatan jalan di dalam kota Palembang akan dibangun jalan bawah tanah Simpang Charitas. Anggaran untuk underpass sepanjang 350 meter itu ditaksir mencapai Rp300 miliar.

Proyek infrastruktur lainnya juga bersinggungan dengan jalan di luar Palembang, yakni pembangunan jalan lingkar luar timur yang memerlukan dana senilai Rp3,66 triliun. Proyek yang menunjang kemudahan akses angkutan barang tersebut secara dokumen sudah siap, mulai dari studi lapangan, detail engineering design (DED) maupun analisa dampak mengenai lingkungan (amdal) sejak 2009.

Selain itu Pemprov Sumatera Selatan juga mendorong pembangunan jalan pesisir timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang akan disiapkan studi lapangan dan DED dengan dana yang dibutuhkan senilai Rp4,2 triliun.