Kementerian PUPR Buka Peluang Investasi Infrastruktur Bagi Hongkong

01/03/2017

Tidak berkategori

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Yusid Toyib menerima delegasi Hongkong Trade Development Council (HKTDC) dan Hongkong Infrastructure dan Real Estate Service di Jakarta, Rabu (1/3). Pertemuan ini membahas mengenai kemungkinan kerjasama yang dilakukan oleh Indonesia dan Hongkong, terutama di bidang konstruksi.

Dijelaskan dalam kesempatan tersebut bahwa Indonesia sangat terbuka terhadap kesempatan investasi infrastruktur asing, termasuk di sektor jalan tol, sumber daya air, cipta karya, dan juga perumahan. Yusid juga menjelaskan mengenai skema kerja sama PPP (Public Private Partnership) dan menyatakan keterbukaan Indonesia untuk menerima investor untuk penyediaan infrastruktur di Indonesia.

“Saat ini merupakan saat yang baik untuk HongKong Trade Development Council untuk dapat berinvestasi di Indonesia”, ujar Yusid.

Ditjen Bina Konstruksi juga mengemukakan daftar proyek-proyek infrastruktur di Indonesia yang siap untuk ditawarkan dengan skema PPP. Pihak HKTDC juga menyambut baik presentasi Indonesia dengan menanyakan peraturan terkait kesempatan investasi infrastruktur. Dimasa mendatang diharapkan Indonesia dan HongKong dapat memperluas kerjasamanya dalam hal penyediaan infrastruktur.

Peresmian Pusat Pengetahuan Konstruksi

Seusai menerima delegasi dari Hongkong, Dirjen Bina Konstruksi meresmikan Pusat Pengetahuan Konstruksi (Perpustakaan) Ditjen Bina Konstruksi, di Jakarta. Fasilitas ini menjadi pusat kumpulan produk-produk yang telah dihasilkan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi sebagai Pembina sektor konstruksi.

“Saya harapkan insan Ditjen Bina Konstruksi memaksimalkan fasilitas ini untuk menambah khasanah bidang konstruksi. Jika ada waktu luang lebih baik membaca buku atau kajian di tempat ini”, ujar Yusid Toyib. (cha/har/tw)