Beroperasi Pada 2018, Ini Progres Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang

Semarang – Pembangunan terminal baru dari Bandara Ahmad Yani masih terus dikerjakan dan totalnya sudah mencapai 31,4% serta di targetkan akan rampung pada tahun 2018 nanti. Pembangunan terminal dengan 5 paket ini menghabiskan dana sebesar Rp 2,075 triliun, dengan rincian paket 1 yang merupakan pengadaan lahan dan jalan akses, paket 2 apron dan taxiway, paket 3 terminal, paket 4 bangunan penunjang untuk penumpang dan lanskap, dan paket 5 water management.

Project Manager PT. Angkasa Pura I (Persero), Toni Alam menyebutkan bahwa proyek pembangunan terminal Bandara Ahmad Yani ini sudah rampung pada Paket 1 dan 2, dan Paket 3 meliputi terminal sudah mencapai 22%, sedangkan untuk status 4 dan 5 masing-masing masih dalam proses tender dan tahap perencanaan.

“Untuk paket 4 masih tahap tender, menunggu, seminggu kedepan ditunjuk pemenang. Paket 5 masih perencanaan oleh konsultan perencana,” Kata Toni (22/11/2017).

Meskipun persentase pengerjaan proyek Paket 3 baru mencapai 22%, namun Toni optimistis dapat menyelesaikan dan mengoperasikan terminal ini pada awal tahun depan.

“Kita mendapatkan tugas supaya bisa dioperasikan di awal 2018. Jadi sebelum selesai, sudah bisa digunakan,” tambah Toni.

Jika sesuai dengan jadwal realisasi pembangunan, maka paket 3 akan selesai tahapan konstruksinya pada November 2018, paket 4 pada Mei 2019, sedangkan paket 5 akan rampung pada Februari 2019. Toni juga menjelaskan bahwa tidak ada kendali signifikan dalam pembangunan terminal baru ini.

Dengan target operasional pada Maret 2018 nanti, maka perlu dilakukan percepatan dan memenuhi minimum requirement atau syarat minimum yang diantaranya adalah gedung parkir 1 lantai, terminal kargo, masjid, dan gedung PKP-KP.

Terminal baru Bandara Ahmad Yani ini memiliki luas 58.652 m2 dan apron seluas 72.522 m2 untuk 12 parking stand. Runway juga akan menggunakan lokasi yang sama yaitu dengan panjang 2.500 x 45 meter, serta untuk gedung nya sendiri akan terdiri dari 3 lantai dan berkonsep Eco Airport.

“Nantinya terminal baru ini dapat menampung 6 sampai 7 juta penumpang setiap tahun, serta diharapkan pembangunan terminal baru ini dapat meningkatkan kinerja dari Bandara Ahmad Yani itu sendiri,” jelas Toni.

Sumber: detik.com