Bakal Jadi Penghubung Bandung-Kertajati, Begini Progres Pembangunan Tol Cisumdawu

25/11/2020

Highway

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong percepatan pembangunan proyek jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Jalan tol yang akan diproyeksikan sebagai penghubung wilayah Bandung menuju Bandara Internasional Kertajati ini memiliki target rampung  keseluruhan pada akhir 2021.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan proyek jalan tol sepanjang 61 km dengan terbagi dalam enam seksi tersebut dikerjakan oleh pemerintah serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan tahap pekerjaan bertahap.

“Jalan Tol yang terdiri dari enam seksi tersebut akan terhubung dengan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sudah mulai beroperasi,”jelas Menteri Basuki

Tol Cisumdawu ini pembangunannya terbagi dalam pembangunan Seksi 1 Phase III (Cileunyi-Rancakalong) , Seksi 2 Phase I (Rancakalong-Ciherang) dan Seksi 2 Phase II (Ciherang-Sumedang) sepanjang 27,62 km yang dibangun oleh Pemerintah dengan progres telah mencapai 82,5%.

Kemudian untuk Seksi 3-6 akan dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol sepanjang 33,22 km dengan progres mencapai 22,73%. Dengan rinciannya sendiri adalah Seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) sepanjang 4,05 km telah rampung 100%, Seksi 4 (Cimalaka-Legok) sepanjang 8,2 km, Seksi 5 (Legok-Ujung Jaya) sepanjang 14,9 km dan juga Seksi 6 (Ujung Jaya-Dawuan) sepanjang 6,07 km  dengan masa konstruksi yang masih berjalan.

Diharapkan dengan hadirnya jalan tol ini dapat meningkatkan konektivitas dari wilayah Bandung menuju Bandara Kertajati dan dapat mengurangi waktu tempuh dari Bandung dari 3 jam menjadi 1 jam. Jalan Tol Cisumdawu seksi I dan II diharapkan dapat selesai konstruksi secara keseluruhan pada September 2021. Kemudian menyusul seksi III- VI juga dapat rampung konstruksinya secara bertahap sehingga dapat dinikmati masyarakat dalam mendukung akses kelancaran lalu lintas kendaraan di wilayah Jawa Barat.

Sumber: sispro.co.id