Telah Diresmikan, Tol Layang Japek Gratis Sampai Akhir Tahun

13/12/2019

Jalan Tol

Jakarta – Setelah dilakukan peresmian pada Kamis (12/12) oleh Presiden Joko Widodo, jalan tol Layang Jakarta-Cikampek II sepanjang 36,4 km ini telah siap melayani arus liburan Natal & Tahun Baru 2020 (Nataru) nanti. Pada peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh beberapa Menteri dari Kabinet Indonesia Maju serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dan juga Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan jalan tol Jakarta-Cikampek atau Japek Layang II siang hari ini," kata Presiden Jokowi di km 38 tol Japek Layang, Kamis (12/12)

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek II ini akan dioperasikan secara gratis hingga tahun baru 2020 nanti, hal tersebut di sampaikan langsung oleh Presiden Jokowi dalam sambutannya.

"Ini alhamdulillah jalan tol layang Jakarta-Cikampek telah selesai dan ini tadi saya sudah bertanya ke pemilik akan digratiskan sampai nanti tahun baru," kata Presiden Jokowi.

Tol layang Jakarta-Cikampek II ini sendiri memiliki total panjang 36,4 km, dimana hal tersebut menjadikan ruas tol ini menjadi jalan tol struktur layang terpanjang di Indonesia sampai saat ini. Jalan tol ini berada tepat diatas jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) eksisting, dan membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sugiyartanto menyampaikan terkait penerapan tarif pada jalan tol layang Jakarta-Cikampek II ini masih dalam pembahasan serta menunggu hasil ujicoba dan tanggapan dari masyarakat pengguna ruas tol tersebut.

"Masih kami diskusikan, perlu ada model kan, yang lewat atas berapa persen, yang dari bawah akan naik ke atas yang jarak jauh," ucap Sugiyartanto.

Dia juga menegaskan, jalan tol ini memang dikhususkan bagi pengendara jarak jauh. Ini karena, tidak terdapat pintu keluar di sepanjang tol yang dibangun 36,4 kilometer itu. "Sebaiknya (untuk jarak jauh), karena nanti otomatis keluar langsung di Simpang Jomin, akan ke Bandung atau Cipali," ucap Sugiyartanto.