Pasca Terendam Banjir, Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

03/01/2020

Jalan Tol

Jakarta – Hujan lebat pada akhir tahun 2019 kemarin membuat beberapa daerah mengalami bencana banjir, hal tersebut juga menimpa ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 136+200 di kedua jalurnya. Setidaknya ruas tol Cipali sempat terendam banjir selama kurang lebih 1 jam pada Selasa (31/12/2019) dikarenakan adanya limpasan air dari Sungai Cilalanang yang bersinggungan dengan ruas tol Cipali tersebut.

Namun kini ruas tol dengan total panjang 116, 75 km tersebut telah aman dilintasi oleh pengendara. CEO Toll Road Business Astra Infra Group, Krist Ade Sudiyono mengkonfirmasi hal tersebut, selain itu ia pun memastikan seluruh ruas tol yang dimiliki dan dikelola oleh Astra Infra aman dilintasi.

"Dari laporan teman-teman di lapangan, semua ruas tol Astra Infra saat ini semua bisa dilintasi dengan aman," kata Ade, dikutip dari kompas.com

Menindaklanjuti apa yang telah terjadi pada ruas tol Cipali yang terendam banjir tersebut, Ade menyampaikan pihak Astra akan tetap menyiagakan petugas patrol dan petugas lapangan guna mencegah potensi genangan-genangan di ruas tol dikemudian hari. Petugas-petugas itu akan disiagakan memantau kondisi lalu lintas selama 24 jam dengan pembagian 3 waktu kerja.

Kebetulan ruas tol milik kami semuanya tol luar kota, mudah-mudahan hujan deras tidak terlalu berdampak,"jelas Ade

Untuk Astra Infra sendiri saat ini tengah mengelola 350km jalan tol yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang terdiri dari, ruas Tol Tangerang-Merak (72,5 Km), Tol Cipali (116,75 Km), Tol Semarang-Solo (72,5 Km), Tol Jombang-Mojokerto (40,5 Km) dan juga ruas Tol Surabaya-Mojokerto (36,3 Km).

Kemudian terdapat juga terdapat beberapa ruas tol non Trans Jawa yang dikelola oleh Astra Infra, yang diantaranya adalah Tol Kunciran-Serpong sejauh 11,2 km yang menjadi bagian dari tol JORR 2. Kemudian terdapat juga ruas Tol Serpong-Cinere sejauh 10,1 km, Tol Cinere-Jagorawi sejauh 14,7 km, Tol Cimanggis-Cibitung sejauh 25,2 km dan juga Cibitung-Cilincing dengna panjang 34 km.

Sumber: sispro.co.id