Kementerian PUPR Akan Tambah 9 Ruas Tol Untuk Masuk Proyek Strategis Nasional

21/10/2020

Jalan Tol

Jakarta – Pemerintah terus melanjutkan pekerjaan infrastruktur dalam rancangan Proyek Strategis Nasional (PSN), didalamnya terdapat 64 proyek jalan tol yang masuk dalam Perubahan Kedua dari Peraturan Presiden 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menyampaikan dari total 64 proyek jalan tol tersebut, terdapat 14 ruas yang telah beroperasi penuh, kemudian 10 ruas beroperasi sebagian, 26 ruas lain masih dalam konstruksi atau pengadaan lahan serta 14 ruas sedang masuk dalam perencanaan.

" Sementara 26 ruas pengerjaan fisik berupa konstruksi atau pengadaan lahan, dan 14 ruas masih tahap perencanaan. Dari 14 ruas ini, satu ruas akan keluar dari PSN, yaitu Palembang-Tanjung Api Api,"jelas Hedy

Selanjutnya Hedy menyampaikan akan ada sembilan usulan ruas jalan tol yang akan masuk dalam PSN, dari kesembilan ruas tol tersebut terdapat lima ruas baru. Kelima ruas tol tersebut diantaranya adalah Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Akses Pelabuhan Patimban, Semarang Harbour Toll Road, Maros-Sungguminasa-Takalar, serta Samarinda-Bontang.

Serta empat ruas lainnya adalah ruas penambahan lingkup PSN dari sebelumnya, yakni ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, Bogor Ring Road, Depok-Antasari, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo. Hedy juga menjelaskan tambahan-tambahan  usulan ruas baru tersebut sebelumnya telah masuk dalam masterplan namun baru masuk diinisiasi.

Beberapa ruas diantaranya adalah Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap serta ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo.

“ni mungkin sesuai dinamika yang ada, detil usulan ini ada kemungkinan bertambah. Ruas usulan ini memang timing-nya saja, ini baru sekarang berjalan maka baru sekarang kita masukkan,” jelas Hedy

Namun selain itu, terdapat juga salah satu ruas yang dikeluarkan dari PSN, yakni ruas Palembang-Tanjung Api-Api. Hedy menjelaskan pengeluaran ini dikarenakan belum ada kejelasan mengenai kapan pelabuhan Tanjung Api-Api dapat dimulai pengerjaan nya.

Saat ini pihak Kementerian PUPR masih dalam komunikasi dengan Kementerian PUPR terkait pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api yang saat ini masih belum ada keputusan final terkait rencana pembangunannya.

"Kelihatannya rencana pelabuhan Tanjung api-api belum final jadi belum ada kejelasan kapan mau dibangun sehingga karena nanti akan tidak akan efektif kalau kita bangun tol tapi nggak ada pelabuhan jadi untuk sementara kita tunda dulu,"jelasnya

Kementerian PUPR ditargetkan mampu merampungkan 2.724 km jalan tol baru di Indonesia hingga 2024, dengan begitu total keseluruhan panjang tol di Indonesia akan mencapai 4.817 km.

"Sejauh ini kita sampai akhir 2019 beroperasi 2.093 kilometer jalan tol. Sampai saat ini (Oktober 2020) total 2.303,8 kilometer. Target kita di akhir 2024 adalah 4.817 kilometer jalan tol,"jelas Hedy

Sumber: sispro.co.id