Ini 9 Ruas Tol Baru Yang Siap Masuk Lelang Kementerian PUPR

16/11/2020

Jalan Tol

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali akan melakukan lelang terhadap 9 proyek ruas tol baru sepanjang 350 km pad akhir tahun 2020 ini. Kesembilan ruas tol tersebut memiliki total nilai investasi mencapai Rp 142,51 triliun dan akan menjadi bagian penting dari konetivitas antar wilayah serta efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Hal tersebut sebagaimana seperti yang disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

“Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik,”jelas Menteri Basuki

Sembilan ruas tol baru yang akan dilelang ini meliputi Tol Kamal-Teluk-Naga-Rajeg yang memiliki panjang 39,2 km dengan nilai investasi mencapai Rp 18,51 triliun, kemudian terdapat proyek tol Akses Patimban dengan panjang 37,7 km senilai Rp 6,36 triliun, Ruas Tol Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,17 km dengan nilai investasi proyek mencapai Rp 8,95 triliun.

Selanjutnya ruas tol Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,5 km dengan total investasi yang akan dihabiskan mencapai Rp 15,20 triliun, Ruas Tol Semanan-Balaraja sepanjang 32,39 km dengan nilai investasi proyek Rp 15,53 triliun, Proyek Harbour Toll Road Semarang sepanjang 21,03 km yang akan memakan biaya investasi sebesar Rp 12,05 triliun.

Kemudian proyek tol Cikunir-Karawaci sepanjang 40 km dengan investasi mencapai Rp 26,15 triliun, ruas tol Cikunir-Ulujami sepanjang 21,5 km senilai rp 20,05 triliun serta ruas tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 95,51 km dengan biaya investasi sebesar Rp 19,71 triliun.

Sementara itu, Kementerian PUPR sendiri telah melakukan lelang terhadap ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA sepanjang 93,25 km dengan investasi mencapai Rp 28,58 triliun serta ruas Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 km dengan investasi mencapai Rp 14,2 triliun.

Kementerian PUPR sendiri berkomitmen untuk terus mendorong ketersediaan infrastruktur guna mengurangi biaya logistik, memperlancar mobilitas antar daerah serta meningkatkan daya saing. Dalam 5 tahun kedepan, Kementerian PUPR telah menargetkan untuk dapat membangun 2.500 km jalan tol di seluruh Indonesia.

Sumber: sispro.co.id