Resmi Dibuka, IIW, KI, dan Intertraffic Indonesia 2019 Siap Dukung Fercepatan Pembangunan Nasional

Jakarta - Setelah mendulang kesuksesan pada tahun 2018, Indonesia Infrastructure Week (IIW), Konstruksi Indonesia (K), dan Intertraffic Indonesia kembali hadir di Jakarta. Ajang pameran bagi solusi infrastruktur, konstruksi dan konektivitas terbesar di Indonesia tersebut secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo  pada hari Rabu (6/11), di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

IIW, KI, dan Intertraffic Indonesia 2019 akan digelar hingga Jumat (8/11), dengan menghadirkan sekitar 240 exhibitors dari 20 negara, yang berasal dan latar belakang industri infrastruktur jalan, jembatan, konstruksi, alat berat, bahan bangunan, teknik sipil, IOT, IT Manajemen, CCTV, Safety, dan Parking. Selain kegiatan pameran, disana juga dapat ditemui rangkaian kegiatan konferensi yang akan berbagi wawasan terkini di sektor infrastruktur, konstruksi, dan konektivitas, dengan menghadirkan pembicara-pembicara dari dalam maupun luar negeri.

Ditemui saat berlangsungnya opening ceremony pada Rabu (6/11), Managing Director Tarsus Indonesia, Tri Turturi selaku penyelenggara acara, menyampaikan bahwa bahwa IIW, KI, dan Intertraffic Indonesia 2019 digelar untuk mendukung langkah pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan nasional di Indonesia. Lebih lanjut, Tri Turturi berharap agar rangkaian perhelatan tersebut dapat membantu sinergi swasta dengan pemerintah, serta para investor sehingga dapat berjalan lebih baik lagi kedepannya.

Menurut Tri Turturi, IIW, KI, dan Intertraffic Indonesia 2019 diproyeksikan akan dihadiri oleh lebih dari 30.000 pengunjung, dengan beragam latar belakang.

"Target kami adalah kalangan profesional pada sektor energi, air & pengolahan limbah, perkeretaapian, pelabuhan, utilitas, konstruksi serta transportasi. Kemudian, pelaku industri konstruksi, baik dari kalangan arsitek, konsultan, kontraktor, pemerintah, asosiasi industri, perencana kota, ahli beton, insinyur, investor maupun pemilik proyek, Serta praktisi dan pakar di bidang infrastruktur, manajemen lalu lintas hingga pengembangan Smart City," kata Tri Turturi.

Sebagai informasi, penyelenggaraan Indonesia Infrasturcture Week 2019 diprakarsai oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Mengusung tema "Infrastuktur 4.0; Mengukur Kesiapan Pendanaan dan Sumber Daya Manusia di Indonesia", IIW 2019 akan menghadirkan platform bagi para pelaku bisnis dan penyedia solusi di bidang infrastruktur untuk mengetahui lebih detil terkait informasi, tantangan, serta peluang dalam memaksimalkan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

Pada tahun ini, Bappenas bersama dengan IIW akan menyelenggarakan Indonesia Infrastructure Development Financing (IIDF) untuk pertama kalinya, dengan mengusung tema "Go Beyond for Future Sustainable Infrastructure"' IIDF merupakan diskusl panel antar pemangku kepentingan, yang terdiri dari pemerintah, BUMN maupun swasta, untuk menemukan solusi dalam menghadapi tantangan terbesar dari implementasi pembiayaan alternatif, untuk pembangunan infrastruktur Indonesia.

Sedangkan untuk Konstruksi Indonesia 2019, penyelenggaraannya diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mengusung tema "Towards Indonesia Construction Future", KI 2019 akan menghadirkan beragam inovasi dan solusi lengkap masa depan pembangunan Indonesia, seperti eksterior bangunan dan konstruksi khusus, sistem intelejensi dan otomasi bangunan, alat dan material bangunan, beton, teknologi konstruksi, keamanan dan keselamatan, mesin, peralatan dan kendaraan konstruksi, mekanikal, elektrikal dan plambing, materlal bangunan berkelanjutan serta trenchless (teknologi tanpa galian).

Sementara itu, penyelenggaraan Intertraffic Indonesia 2019 diprakarsai oleh Tarsus Indonesia, bekerjasama dengan RAI Amsterdam. Mengusung tema "Accelerating Connections for Today's and Tomorrow's Mobility Challenges", Intertraffic Indonesia 2019 akan menghadirkan beragam teknologi baru yang mendukung pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan dan berteknologi tinggi, salah satunya adalah  solusi smart mobility.

Sumber: sispro.co.id